Senin, 15 November 2021

Lembar Baru Setelah Menjadi Sahabat Rumah Belajar



Kegiatan PembaTIK level 4 memang sudah selesai, namun kegiatan berbagi tak akan pernah usai. Sampai kapanpun kita harus tetap berbagi.  Sabtu, 13 November 2021 mendapat kehormatan untuk menjadi narasumber di kegiatan Gugus 2, kali ini saya menyampaikan materi tentang pembuatan Media Pembelajaran Interaktif. Hal yang masih segar tentunya dalam memory saya tentang materi ini, materi yang membawa saya ke level 4, materi yang membawa saya masuk dan bergabung dengan 29 Sahabat Rumah Belajar Jawa Timur yang lain.

Banyak yang tertarik untuk membuat MPI, setelah saya sering sosialisasi tentang PembaTIK dan Rumah Belajar. Dengan senang hati saya menyetujui untuk menyampaikan materi tentang MPI. Namun yang menjadi kendala adalah masih banyaknya guru-guru disekeliling kami yang masih banyak yang belum memahami penggunaan Power Point, saya berfikir bagaimana saya bisa menjelaskan MPI jika Power Point belum dikuasai. akhirnya saya menyarankan sebelum ke MPI ada materi khusus tentang penggunaan Power Point. Akhirnya disepakati ada materi Power Point yang disampaikan oleh teman lain. 



Materi Power Point yang disampaikan oleh Bu Yeni sangat menarik, beliau mengajari secara step by step hingga teman-teman mengerti dan menguasai. Dari materi ini banyak yang baru paham dan mengerti bahwa banyak fitur yang menarik dan bermanfaat buat media pembelajaran. Setelah dirasa materi Power Point cukup maka materi selanjutnya adalah MPI. Namun sebelum ke materi MPI ad baiknya kita melakukan Ice Breaking dahulu agar fresh lagi... 




Setelah Ice Breaking kita lanjut ke MPI. Saya mencoba menunjukkan MPI yang saya buat dan juga MPI punya 2 rekan guru yang sama-sama level 3 namun tidak lolos ke level 4. Saya coba beri pancingan apa beda MPI saya dan kedua teman saya. Mengapa saya bisa lolos sedang dua teman saya tidak lolos. Berbagai pendapat keluar dari peserta menilai MPI kami. dari sana akhirnya saya menjelaskna tentang pengertian MPI, Kaidah-kaidah MPI, menyiapkan materi, bahan sampai referensi yang harus disiapkan. Peserta pelatihan sangat antusias menyimak materi MPI dan berfikir Power Point saja menarik apalagi MPI, ada beberapa yang nyerah duluan berfikir sulit. Namun setelah dijelaskan akhirnya mereka semangat lagi.







Dalam menyampaikan materi MPI tentu saja banyak hal tentang Rumah Belajar yang bisa saya explore, tentang fitur-fiturnya, manfaatnya dan juga konten-konten terbaru yaitu edugame dan blogpena. Disini juga saya selipkan cerita bahwa dengan Rumah Belajar saya bisa seperti ini. Betapa pentingnya seorang guru di era sekarang menguasai teknologi, karena tidak bisa dipungkiri kita sudah berada di era 4.0, dimana semua serba canggih, semua serba teknologi.

Semangat berkarya untuk guru-guru hebat... Bangkit Guruku, Maju Indonesiaku!
 

Share:

Kamis, 11 November 2021

Catatan manis di lembar terakhir PembaTIK 2021

Hari ini adalah lembaran akhir dari serangkaian kegiatan PembaTIK 2021. Pastinya banyak suka duka yang saya alami, ilmu yang tak ternilai, orang yang tadinya tidak kenal sama sekali tiba-tiba menjadi saudara, rintangan dan dukungan berjalan beriringan, pujian dan cibiran yang menambah syahdu suasana, serta pengalaman-pengalaman yang tidak pernah saya dapatkan sebelumnya. Sungguh bersyukur bisa masuk dalam komunitas 30 Sahabat Rumah Belajar 2021, bukan gengsi yang kami cari, tapi ilmu yang nantinya bisa kami bagi. 

Awal masuk grup WA yang bernama SRB Level 4 JATIM, masih timbul rasa takjub dan selalu muncul pertanyaan "kok bisa ya??'namun semua rasa itu harus segera ditepiskan karena tugas-tugas sudah menanti. Tugas pertama kami adalah membuat twibbone dan mulai mengenalkan Portal Rumah Belajar pada masyarakat luas melalu media sosial.

Tugas selanjutnya kami harus membuat Rencana Tindak Lanjut dari tanggal 22 Oktober sampai 11 November 2021


Namanya saja RTL pasti ada yang terlaksana ada yang tidak karena manusia hanya berencana namun Tuhan yang menentukan. Sebenarnya ada rasa bersalah karena banyak KKG gugus lain baik dari kecamatan Situbondo maupun dari kecamatan lain yang ingin diberikan sosialisai, namun karena banyaknya jadwal yang berbenturan ada beberapa KKG yang di tunda. Namun saya bertekad, meskipun kegiatan PembaTIK sudah selesai saya akan tetap memenuhi janji saya untuk melakukan sosialisai karena seperti yang pernah saya tulis di blog sebelumnya bahwa berbagi tidak harus dinilai, berbagi tidak untuk memenuhi tugas, dan berbagi tidak perlu pengakuan yang terpenting makna dari berbagi adalah bermanfaat bagi orang banyak. Salah satu KKG yang sudah saya berikan sosialisasi adalah KKG Gugus 2 kebetulan disini saya juga sebagai narasumber dalam kegitan pelatihan Penyusunan RPP  1 lembar dan Pemanfaatan Teknologi Untuk Pembelajaran. Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Situbondo menunjukkan bahwa beliau sangan mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini, beliau menyampaikan rasa terimakasih dan semoga bermunculan guru-guru lain untuk melakukan inovasi pembelajaran. Tentu saja dalam kesempatan ini saya mengintegrasikan Rumah Belajar sebagai inovasi pembelajaran.







Selain Sosialisasi Tatap Muka kami juga melakukan sosialisasi tatap maya. Dalam hal ini kami berkolaborasi dengan SRB dari kota lain bahkan dari provinsi lain. Sosialisasi tatap maya yang pertama saya lakukan adalah berkolaborasi dengan SRB dari sabang sampai Merauke. Sungguh pengalaman yang luar biasa, menyampaikan materi yag diikuti oleh 300 guru hebat dari Sabang sampai Merauke, dari guru SD sampai guru SMA/SMK, lebih terharu lagi ternyata materi yang kita sampaikan sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi mereka. Dari sini saya belajar bahwa apa yang menurut kita sepele ternyata sangat berarti bagi mereka, itulah mengapa kita dianjurkan untuk berbagi kebaikan sekecil apapun itu.





Kegiatan Sosialisasi selesai, saatnya menyelesaikan tugas akhir yaitu Vlog, langkah awal saya adalah melakukan perencanaan sesuai dengan kesepakatan kelompok kami, kami menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning. Saya menentukan Fitur Rumah Belajar dulu yaitu BSE dan Peta Budaya. kemudian langkah selanjutnya saya membuat RPP.


Selanjutnya adalah action membuat vlog, ingin tau vlog saya melaksanakan Best Practice? simak di chanel you tube saya ya Sahabat... 



Rangkaian Kegiatan PembaTIK 2021 ditutup dengan kegiatan Kuliah Umum yang diadakan tanggal 10 dan 11 November 2021. 


PembaTIK 2021 telah usai, namun tidak menjadikan kita berhenti untuk tetap saling berbagi. Mari bersama-sama, bergandengan tangan, berkolaborasi, hilangkan ego dan ambisi, kita wujudkan merdeka belajar, belajar bermakna dan menyenangkan. 
Berhasil sendiri sudah biasa, berhasil bersama-sama adalah Luar Biasa

Bangkit Guruku, Maju Indonesiaku
Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya

Salam Sejahtera untuk kita semua. 


#PusdatinKemendikbudristek #PembaTIK2021 #DutaRumahBelajar2021 #RumahBelajar2021 #BerbagiTIK
Share:

Rabu, 10 November 2021

Kuliah Umum Hari Kedua Sebagai Penutup Rangkaian Kegiatan PembaTIK Level 4

 


Kuliah Umum sebagai rangkaian kegiatan PembaTIK 2021dilaksanakan untuk membekali guru-guru Sahabat Rumah Belajar dari 34 propinsi mengenai pembuatan video, sosial media, video conference, serta membentuk guru-guru untuk memiliki public speaking skill.

Hari ini hari terahir Kuliah Umum sekaligus penutup rangkaian PembaTIK level 4, Materi disampaikan oleh Kang Maman Suherman (Penulis, Pegiat Literasi, Konsultan Komunikasi)

Dalam Kuliah Umum hari kedua ini Pesan yang disampaikan pesan yang bisa dipetik adalah : 
Sebagai guru kita harus bisa menerapkan pada siswa tentang Niteni, Nirokne dan Nambahi 
Niteni,  menyatakan bahwa untuk mempelajari sesuatu dapat ditempuh dengan mengenali atau mengingat (niteni) sesuatu yang dipelajari, menirukan (nirokke) sesuatu yang dipelajari, serta mengembangkan (nambahi) sesuatu yang dipelajari.

Niteni berarti proses pencarian dan penemuan makna suatu objek yang diamati melalui sarana indrawi. Nirokke dan nambahi dapat diterjemahkan sebagai meniru (to imitate) dan mengembangkan/ menambah (to innovate/ to add value).

Menjadi seorang guru harus menerapkan prinsip Ngerti, Ngrasa, Nglakoni
diharapkan setelah anak menjalani proses belajar mengajar dapat mengerti dengan akalnya, memahami dengan perasaannya, dan dapat menjalankan atau melaksanakan pengetahuan yang sudah didapat dalam kehidupan masyarakat.




#PusdatinKemendikbudristek
#PembaTIK2021 
#DutaRumahBelajar2021 
#RumahBelajar2021 
#BerbagiTIK

Share:

Dua Hari Menuju Akhir Kegiatan PembaTIK Level 4 Kuliah Umum Hari Pertama

Tak terasa kegiatan PembaTIK Level 4 sudah berada di penghujung acara. Di dua hari menjelang berakhirnya kegiatan PembaTIK level 4 ini ditutup dengan kegiatan Kuliah Umum Pembelajaran Berbasis TIK PembaTIK Level 4. Kuliah Umum ini mengangkat tema :

”Berbagi dan Berkolaborasi Belajar Bersama di Portal Rumah Belajar” sebagai salah satu rangkaian dari pelaksanaan PembaTIK Level 4 dilaksanakan untuk membekali guru-guru calon Duta Rumah Belajar dan masyarakat secara luas terkait wawasan yang berkaitan dengan kemampuan mereka untuk berbagi skill yang mereka miliki melalui tulisan, video, sosial media, video conference, serta membentuk guru-guru untuk memiliki kompetensi public speaking. Guru-guru peserta Level Berbagi nantinya merupakan calon Duta Rumah Belajar Nasional, guru-guru terlatih yang menjadi penggerak pemanfaatan TIK untuk pembelajaran, terutama dengan Platform Rumah Belajar.

Hari pertama Kuliah Umum dilaksanakan pada hari Rabu, 10 November 2021 dimulai pukul 15.00 – 18.00 WIB berjalan lancar dan sangat interaktif. Pemateri menjelaskan materinya dengan sangat jelas. Pada saat sesi tanya jawab cukup menyenangkan karena terjadi komunikasi antara audience dan pemateri. Banyak ilmu yang kami dapatkan, sesuatu yang sebelumnya kami tidak ketahui sekarang menjadi mengerti. 
 
 
Ketika ada yang bertanya "Pak bagaimanakan membuat konten agar bisa disukai orang banyak?" Pemateri yang biasa dipanggil Kang Arul menjawab "jadilah diri sendiri, tidak perlu meniru orang lain" jawaban yang simple namun mengena. dari sini saya mengambil hikmah, kita ga perlu sama dengan orang lain agar disukai orang, tiap orang punya keunikan sendiri dengan kelebihan dan kekurangannya. Tidak perlu berambisi dalam mengejar sesuatu karena semua sudah ada yang mengatur. 

Education 4.0 mengharuskan guru menguasai teknologi agar bisa menintegrasikan teknologi di era industrial 4.0 baik secara fisik maupun tidak ke dalam pembelajaran. PembaTIK dan Rumah Belajar banyak mengajarkan hal tersebut. Kami diajarkan bagaimana seorang guru harus menguasai Teknologi, menggunakan Sosial media dengan tepat, dan yang terpenting disini kami diajarkan untuk berbagi bukan berkompetisi. 

Memahami Kalimat Ki Hajar Dewantara,
Anak terlahir seperti kertas bertuliskan samar, tugas guru mempertebal tulisan samar tersebut agar terlihat terang
Jangan mengajari anak pengetahuan yang baik dan perlu saja, tetapi juga pengetahuan yang bermanfaat dengan cara menemukan sendiri tanpa melupakan lingkungan di sekitarnya.

Mari kita wujudkan merdeka belajar, belajar yang menyenangkan. 

Merdeka Belajaranya
Rumah Belajar Portalnya
Bankit Guruku, Maju Indonesiaku

Dengan Rumah Belajar 
Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja ...
#PusdatinKemendikbudristek 
#PembaTIK2021 
#DutaRumahBelajar2021 
#RumahBelajar2021 
#BerbagiTIK
Share:

Senin, 08 November 2021

Rumah Belajar Membawa Dampak Besar

Awal mengikuti pelatihan PembaTIK level 1 yang muncul dibenak saya pertamakali adalah selesai pelatihan ya selesai dapat ilmu dan sertifikat gitu saja. Namun Pelatihan ini ternyata ada kelanjutannya, lolos level 1 lanjut ke level 2, lolos level 2 bisa lanjut ke level 3 itu semua tergantung kita mau melanjutkan atau tidak, mau melanjutan level berikutnya oke, tidak melanjutkan pun tidak masalah. Namun dari level 3 menuju level 4 inilah yang berbeda, yang menentukan bisa tidaknya kita ke level 4 adalah wewenang Pusdatin sepenuhnya karena dari ribuan peserta hanya diambil 30 peserta saja se provinsi. Bukan hal mudah tentunya bisa lolos ke level 4. Ketika menyelesaikan level 3 tidak ada sedikitpun dipikiran saya untuk lolos level 4, mengingat jumlah yang mencapai 1.299 peserta dari Jawa Timur dan kemampuan IT mereka yang menurut saya jauh di atas kemampuan saya, belum melihat MPI yang dikirim oleh peserta di grup telegram sangat luar biasa dan merasa MPI saya biasa saja dibandingkan mereka. Namun penilaian tetaplah ditangan Pusdatin, keputusan sudah diambil dan saya masuk dalam daftar 30 peserta Provinsi Jawa Timur.

Semenjak masuk level 4 dan menjadi Sahabat Rumah Belajar banyak perubahan yang saya rasakan. Di level 4 kita ditugaskan untuk melakukan kolaborasi dan sosialisasi. Saya yang dulunya phobia bicara di depan orang banyak, takut berbicara didepan khalayak umum menjadi berubah sama sekali. Semenjak mengikuti kegiatan coaching selama 4 hari banyak sekali ilmu dan manfaat yang saya dapatkan. Sekarang saya jadi berani dan lebih percaya diri untuk berbicara didepan orang banyak. Sosialisasi demi sosialisasi saya lakukan dari lingkup kecil sampai lingkup besar, dari sosialisasi di lingkup sekolah sendiri, di KKG baik gugus sendiri maupun KKG Gugus lain, di masyarakat sampai di depan ratusan anggota PGRI se kabupaten Situbondo dari berbicara di hadapan siswa sendiri, siswa sekolah lain, dihadapan Korwil Bidang wilayah Kecamatan Situbondo, di hadapan Ketua PGRI Kabupaten Situbondo beserta pengurus-pengurusnya, di hadapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Situbondo, berkomunikasi dengan anggota DPRD bidang pendidikan sungguh merupakan pengalaman luar biasa bagi saya.


     

      

                                                                                                                                      
Pangalaman yang tidak bisa saya lupakan dan menjadi pengalaman pertama buat saya adalah bisa duduk berdampingan dengan orang-orang hebat, mendapat penghargaan, motivasi dan support yang luar biasa.

            

                                                     
                         

Dari kegiatan Rumah Belajar ini saya mendapat banyak kesempatan yang tidak semua orang bisa merasakannya. Semua ini membuat saya semakin termotivasi untuk berbuat lebih dan lebih baik lagi. Tidak hanya dalam Kegiatan PembaTIK level 4 saja saya mau berbagi, tidak hanya untuk memenuhi tugas saja saya menebar ilmu. Selepas dari tugas sebagi Sahabat Rumah Belajar Insya Allah saya akan tetap berbagi dan berkolabarasi dengan siapa saja, karena berbagi tidak harus dinilai, berbagi tidak hanya untuk memenuhi tugas, berbagi tidak untuk mendapat pengakuan, namun kita berbagi agar bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain dan juga diri kita sendiri, semakin banyak kita berbagi ilmu maka ilmu kita semakin bertambah..  Aaamiin... 

Yuk Sahabat, semangat menebar kebaikan, menebar ilmu yang bermanfaat ... 

Jangan lupa ya para Sahabat, instal Rumah Belajar Di HP para Sahabat, manfaatkan fitur-fitur Rumah Belajar untuk kegiatan pembelajaran yang menyenangkan.

Merdeka Belajarnya
Rumah Belajar Portalnya
Bangkit Guruku, Maju Indonesiaku
Share:

Mulai Jatuh Cinta dengan Rumah Belajar


Sekecil apapun kebaikan yang kita tebarkan maka kebaikan itu akan kembali pada kita. 
Sahabat Rumah Belajar, senang rasanya jika apa yang kita tebarkan bisa bermanfaat bagi orang lain. Setelah kegiatan kolaborasi dan berbagi dengan rumah belajar di lingkungan KKG sekolah saya yaitu Gugus 2, banyak guru yang langsung menggunakan fitur Rumah Belajar dalam pembelajarannya. Salah satu contohnya adalah Bu Erma, seorang guru yang mengajar kelas 6 di SDN 9 Patokan setiap hari mengajar dengan menggunakan dan memanfaatkan Fitur Rumah Belajar. Kali ini beliau menggunakan fitur Rumah Belajar yaitu Bank Soal.


Dengan adanya Rumah Belajar Bu Erma merasa terbantukan ketika melakukan pembelajaran di kelas. Yang dulunya kesulitan mencari soal sekarang ada Bank Soal di Rumah Belajar, yang dulunya kekurangan ide untuk mencari media pembelajaran sekarang terbantukan dengan adanya sumber belajar di Rumah Belajar. 

Berikut kegiatan Bu Erma dalam menggunakan Fitur Bank Soal dan sekaligun memberikan testimoni tentang Rumah Belajar. Yuk simak Videonya yuukk


Nah Sahabat Rumah Balajar yuk segera instal juga Rumah Belajar di HP kalian dan nikmati manfaat fitur-fitur yang ada di Rumah Belajar, biar belajarnya semakin semangat.

Dengan Rumah Belajar 
Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja ...
#PusdatinKemendikbudristek #PembaTIK2021 #DutaRumahBelajar2021 #RumahBelajar2021 #BerbagiTIK
Share:

Minggu, 07 November 2021

Antara Kolaborasi dan Kompetisi

Tidak terasa Pembatik Level 4 sudah berjalan kurang lebih 20 hari. Tentu saja banyak ilmu dan manfaat yang saya dapatkan dari kegiatan PembaTIK Level 4 ini. Mulai dari cara penulisan artikel baik artikel ilmiah maupun artikel populer, bagaimana cara membuat blog dan vlog yang baik, memanfaatkan media sebagai sarana sosialisasi/promosi, penerapan etika dalam bermain media sosial, dan ilmu yang lain yang berkaitan dengan IT pastinya.

Pagi ini saya membaca Postingan salah satu Instruktur DRB Jawa Timur. Beliau memposting beberapa flayer SRB Jawa Timur yang mengadakan kegiatan Kolaborasi dan berbagi. Dari postingan ini saya tersenyum sendiri karena ada foto saya di salah satu flayer tersebut. Saya jadi termenung dan tiba-tiba muncul memori ketika awal mengikuti kegiatan PembaTIK Level 1 hingga lolos ke Level 4 yang begitu banyak perjuangan dan suka dukanya, kemudian muncul kembali percakapan-percakapan kami di grup WA yang merencanakan kolaborasi dari pembuatan flayer, pembagian materi, waktu, menggunakan media apa, dan semua percakapan tentang persiapan kolaborasi dan berbagi. 

Menjadi Sahabat Rumah Belajar saya mendapat ilmu bahwa kita ini sebenarnya diajarkan untuk berkolaborasi bukan berkompetisi, kita diajarkan untuk berbagi bukan berambisi. Dari kegiatan kolaborasi ini saya semakin mengerti arti kebersamaan, menyamakan persepsi dari individu yang tidak mengenal satu sama lain tiba-tba disatukan dalam kegiatan kolaborasi, mengambil keputusan yang tidak menguntungkan satu pihak dan merugikan yang lain. Sungguh semua ini adalah pengalaman yang sangat luar biasa, berkolaborasi dengan individu yang memiliki karakter berbeda yang sama sekali tidak kita ketahui entah itu berkolaborasi dengan rekan satu provinsi maupun dari luar provinsi, hanya dengan mengandalkan percakapan di grup kita bisa bersatu, bersama, satu langkah, satu tujuan yaitu sukses bersama-sama seperti yang sering diucapkan dalam kegiatan coaching ataupun webinar, Berhasil sendiri adalah biasa namun, berhasil bersama-sama adalah luar biasa.

Menjadi Sahabat Rumah Belajar membuat saya memetik suatu pembelajaran penting, bahwa sesuatu yang dilakukan dengan hati, dengan ikhlas maka hasilnya akan diluar perkiraan kita. Dari rumah belajar kita diajarkan untuk berbagi dengan hati bukan dengan ambisi. Menjadi Duta Rumah Belajar adalah bonus, sedangkan pemain dari skenario ini adalah Sahabat Rumah Belajar itu sendiri. Duta Rumah Belajar hanyalah sebuah gelar karena pada intinya menjadi Duta Rumah Belajar ataupun menjadi Sahabat Rumah Belajar memiliki tujuan yang sama yaitu berkolaborasi dan berbagi. Berbagi kepada rekan guru, berbagi pada siswa hebat kita, berbagi pada masyarakat luas. Kita diajarkan untuk berbagi, ilmu, mengajarkan apa yang mereka belum ketahui sedangkan kita sudah mengetahui, kita diharapkan bisa melayani anak didik kita agar bisa belajar yang menyenangkan dan menikmati merdeka belajar.

Menjadi orang hebat bukanlah berapa banyak prestasi dan penghargaan yang kita dapat, berapa banyak pujian dan piala yang kita peroleh, namun menjadi orang hebat adalah seberapa banyak kita bisa berbagi dan bermanfaat bagi orang lain. Berbagi tidak hanya materi, namun kita bisa berbagi dalam bentuk ilmu, pikiran, tenaga, dan waktu. Tidak perlu menunggu menjadi sempurna untuk bisa berbagi dalam kebaikan. Dengan kegiatan kolaborasi dan berbagi ini mari kita wujudkan pendidikan yang lebih maju, menjadi guru yang inovatif, seperti yang diharapkan oleh Mas Menteri kita, Wujudkan Merdeka Belajar.

Merdeka Belajarnya
Rumah Belajar Portalnya
Bangkit Guruku, Maju Indonesiaku.


Dengan Rumah Belajar 
Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja ...
#PusdatinKemendikbudristek 
#PembaTIK2021 
#DutaRumahBelajar2021 
#RumahBelajar2021 
#BerbagiTIK
Share:

Sabtu, 06 November 2021

Berbagi dan Berkolaborasi Bersama Rumah Belajar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera dan salam sehat bagi kita semua..

Sahabat Rumah Belajar, dari kemarin dan hari ini yang saya lakukan adalah melakukan koordinasi dan menyiapkan materi yang akan kami sampaikan untuk kegiatan Kolaborasi dan Berbagi Bersama Rumah Belajar. Ada 2 Agenda yang akan saya lakukan dalam kegiatan ini. Yang pertama saya akan Berkolaborasi dengan Sahabat Rumah Belajar dari Sabang sampai Merauke yang kami selanggarakan tanggal 8 November 2021. Banyak materi dan Ilmu serta Informasi menarik yang akan kami bagikan dalam acara ini. Jika Sahabat Rumah Belajar semua Penasaran yuuk ikuti kegiatan saya ini silahkan daftarkan di link berikut 

📣 AYO IKUTI BIMTEK 32 JP SRB SUMBAR MENTAWAI BABAKO (BAbagi BAkolaborasi) SABANG sampai MERAUKE KERJA SAMA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI SUMATERA BARAT DAN CABANG DINAS PENDIDIKAN SUMATERA BARAT WILAYAH VIII 📣 

Disilau buya lah mati, dicari kitab tak bersua, akhirnya ALAM TAKAMBANG JADI GURU

SUMBAR RANCAK
Sahabat rUMah BelajAR kolaboRAsi Nasional CAKep

Share and motivasi bersama Sahabat Rumah Belajar dari Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat..

Yuk ikuti Bimtek dengan tema: "Eksplorasi dan Optimalisasi Pemanfaatan Portal Rumah Belajar"

Pelaksanaan :
🗓08-11 November  2021 
🕐13.30 WIB/14.30 WITA/15.30 WIT

Pembukaan oleh
Kepala Dinas Pendidikan 
Provinsi Sumatera Barat 
🗓08 November  2021 
🕐13.30 WIB/14.30 WITA/15.30 WIT

👇🏻
Link Pendaftaran: 
https://s.id/SRBerbagiMENTAWAIsland

👇🏻
Join Zoom Meeting
https://us02web.zoom.us/j/81558358059?pwd=SjdpMk1yMk8yNVdIbmd5T2QyN2xTZz09

Meeting ID: 815 5835 8059
Passcode: 592304

Fasilitas;
*Free biaya bimtek
*Sertifikat 32 JP
*Materi pelatihan

Nah untuk Kolaborasi dan Berbagi yang kedua saya berkolaborasi dengan Sahabat Rumah Belajar lintas Kabupetan dalam Provinsi, yang diadakan pada Hari Selasa Tanggal 9 November 2021. Tidak kalah menarik dan seru dengan Kolaborasi antar Provinsi, disini kami membagikan Informasi seputar Rumah Belajar dan kegiatan Pelatihan PembaTIK, serta PPemanfaatan Fitur Rumah Belajar untuk Best Practice. Nah untuk Sahabat Rumah Belajar yang Ingin tahu Apa itu Rumah Belajar? Ingin tahu bagaimana cara mengikuti PembaTIK? Apa Manfaat Rumah Belajar bagi Best Practice? Yuk, ikut acara sharing dengan Sahabat Rumah Belajar Jatim 4! Gratis lho..!!


Yukk Sahabat Rumah Belajar segera catat hari dan tanggalnya, jangan lewatkan acara seru dan menarik serta Gratis dapat E sertifikat Lagi. Keren enggak, keren enggka.. kereeen lah.. masa enggak!!!

Eittsss jangan upa juga ya Sahabat Rumah Belajar bagi yang belum menginstal Portal Rumah Belajar yu segera buka Play Store Kalian dan download Aplikasi Rumah Belajar. Nikmati serunya belajar bersama Rumah Belajar..

Dengan Rumah Belajar 
Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja ...
#PusdatinKemendikbudristek 
#PembaTIK2021 
#DutaRumahBelajar2021 
#RumahBelajar2021 
#BerbagiTIK
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Comments

Facebook

https://www.facebook.com/kiranny.okky/

Mengenai Saya

Foto saya
Andriani Okiriani Guru SDN 5 Patokan Situbondo Jawa Timur

Pengikut

Cari Blog Ini

Blog Archive

Follow Us

Popular Posts

Labels

Categories